tukang taman murah

Tips and Trick



Merancang Taman Rumah yang Baik, Asri, dan E
konomis

1. KENYAMANAN

Apapun yang menjadi trend taman saat ini, jika tidak memberikan kenyamanan untuk anda, sebaiknya tidak perlu diikuti. Contohnya, sekarang ini pohon kamboja dan beringin banyak dicari. Namun jika Anda merasa dengan adanya pohon kamboja seperti berada di pemakaman, tidak perlu memaksakan diri untuk mengikuti tren taman saat ini, jika tidak memberikan kenyamanan untuk anda, sebaiknya tidak perlu diikuti.
Perancang Taman harus berupaya untuk membuat pemilik tidak merasa takut dirumah. Ketakutan akan kemalingan, pada takhayul tentang tanaman-tanaman besar seperti kamboja, beringin dan lain-lain dan juga ketakutan akan dampak fengshui/semacamnya.

2. KESEIMBANGAN DESIGN

Kita perlu memperhatikan fungsi tanaman selain dari nilai estetikanya. Beberapa tanaman sering dijadikan obat dan bumbu. Nah, posisi taman dengan tumbuhan ini harus mudah dicapai. "Jika ingin mengambil cabai,pastikan pohon cabai ini mudah diakses dan dekat dengan dapur" kata arsitek lansekap.

Tumbuhan diyakini dapat melembutkan suasana sebuah ruang. Sudut-sudut yang kosong di halaman rumah jika diisi dengan pot bertanaman membuat area sekitarnya lebih sehat, dan otomatis membuat kita lebih segar. Ini pernah terbukti di sebuah kamar rumah sakit di jakarta. Bahwa kamar pasien dengan percantikan tanaman membuat sang pasien jauh lebih cepat sembuh dibandingkan dengan kamar pasien yang tertutup dinding putih saja.

4. KARAKTER

Taman sebaiknya bisa dinikmati kapan saja, hal ini berkaitan dengan pemilihan karakter tanaman yang tepat. Contohnya, didinding belakang rumah sebaiknya ada tanaman/pohon yang sejajar dengan pandangan mata.

5. PERCANTIKAN

Tujuan Taman Rumah adalah mempercantik Rumah Anda. Ciptakanlah Taman dengan tanaman yang bisa memperindah hunian. Percantikan taman biasanya berjalan bersamaan dengan percantikan bangunan.

Taman simple dan nyaman dengan arsitektur minimalis tengah disuka, apalagi zamannya era global warming seperti sekarang ini, yang tentunya PENGHIJAUAN sedang digalakkan di Negeri kita tercinta ini.. Anda salah satunya? Jika begitu, kehadiran taman bergaya minimalis perlu Anda hadirkan.

Untuk sebuah “taman minimalis” yang biasanya berada di lahan sempit, tak sembarang tanaman dan ornamen pantas diletakkan di sana. Salah memilih, lahan yang sudah sempit akan terlihat semakin sempit. Karena berada di lahan yang terbatas, biasanya sekitar dua hingga enam meter persegi, pemilik rumah tentu menginginkan taman dengan Konsep Arsitektur Minimalis ini bisa ditata seoptimal mungkin.

Untuk membuat taman dengan Konsep Arsitektur Minimalis ,

ada beberapa karakteristik yang perlu diperhatikan. Bangunan gaya minimalis umumnya bertingkat dengan bentuk kotak atau geometris. Bentuk ini menyembulkan kesan tegas dan kaku. Nah, kehadiran taman diharapkan bisa mengurangi kesan kaku tersebut.

Taman minimalis sebaiknya menonjolkan aksen natural dengan material yang tidak terlalu banyak, terutama jika bangunan rumah memiliki jendela ukuran besar. Selain itu aspek kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah sangat perlu sitektur Minimalis. Oksigen bisa juga diperoleh dari unsur air. Karena itu, menghadirkan kolam plus air terjun atau pancuran, merupakan langkah yang tepat. Di mana sebaiknya taman diperhatikan ketika membuat taman minimalis.Anda tahu bukan, hunian minimalis yang sempit sangat membutuhkan pasokan oksigen. Nah, kebutuhan oksigen bisa diperoleh dari proses fotosintesis tanaman hijau. Karena itu, perbanyak tanaman hijau di taman dengan Konsep Air dengan Konsep Arsitektur Minimalis minimalis berada? Sangat fleksibel. Anda bisa menempatkannya di bagian depan, belakang, pojok, samping, bahkan di dalam rumah dan menciptakan sebuah oase sejuk. Jika menyukai unsur air, Anda bisa menempatkan taman minimalis bertema taman air di bagian depan rumah.

Jika ingin menghadirkan rumput, sebaiknya pilih yang berdaun kecil dan halus seperti rumput peking. Lain halnya untuk taman minimalis yang hadir di dalam rumah. Tanaman yang pas untuk taman di dalam rumah adalah keluarga palem-paleman. Tanaman berdaun hijau dengan sedikit semburat kuning, Dracena fragrans, juga layak Anda pilih. Sejatinya, banyak jenis tanaman yang cocok menghuni taman minimalis. Yang penting, mudah dipelihara, berwarna hijau, serta harganya murah.

Beberapa di antaranya, yakni Caladium linium, Calathea majestic yang memiliki daun berwarna hijau segar, dan Yang liyu, yang kerap menghiasi area tepi kolam. Untuk jenis tanaman berbunga, Anda juga punya banyak pilihan. Sebut saja misalnya, kembang merak, alamanda, terompet, melati, dan kemuning. Tak saja indah, bunga kemuning yang mungil namun wangi bisa sekaligus mengharumkan taman Anda. Bahkan, jika ditanam di dekat carport, bunga ini bisa berfungsi sebagai pembatas atau pagar. Masih ada pilihan lain? Tentu saja. Tanaman sri rejeki, bahkan Anthurium, pas juga untuk “taman minimalis” Anda.

Tak hanya tanaman hias. Tanaman buah pun bisa Anda tampilkan pada jenis taman yang satu ini.

Tapi ingat, jangan sembarang tanaman buah. Sebaiknya, pilih pohon bersosok ramping dan tumbuhnya vertikal. Contohnya, pohon ceremai, srikaya, dan delima. Tanaman menjulang seperti glodok tiang atau cemara lilin bisa juga menjadi penghias taman.

Bagaimana Perawatan Taman yang tepat dan baik itu dilakukan ? Berikut Tipsnya :

PENYIRAMAN

Penyiraman yang baik dan benar sedikitnya ada empat cara yaitu penyiraman menggunakan

1. SPRINKLE
(bisa dibeli dipasaran) pemilihan jenisnya sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan yang ada. Cara ini praktis tetapi membuat kelembaban tanah menjadi tinggi.

2. Penyiraman dengan sistem KABUT, yaitu pipa yang telah dilubangi dengan ukuran kecil didorong dengan mesin pompa air, maka lobang dari pipa-pipa yang diletakkan diatas, mengeluarkan uap air. Namun Sistem ini masih mahal, disamping itu kita harus hati hati dengan masalah filternya, agar kotoran tidak ikut masuk.

3. Penyiraman dengan menggunakan SELANG AIR, ini cara konvensional, dan cara ini yang biasa kita gunakan tentunya...tapi cara ini agak kurang terlalu efektif (menurut pakarnya), dengan cara ini biasanya tanaman mendapatkan air berlebih.

4. Penyiraman dengan sistem IRIGASI TETES, Ini sistem paling mutakhir, dan cara yang efisien. Air yang dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang telah ditentukan.

PEMBASHIAN HAMA

Pembasmian Hama meliputi :

1. Menjaga kebersihan tanaman dan lingkungannya
2. Mengendalikan Kelembaban
3. Kuratif dengan cara mekanik(langsung mengambil hama tanaman, seperti belalang/serangga lainnya)
4. Memberi obat-obatan biologi. Ini cara yang paling aman dan ramah lingkungan.
5. Menggunakan Pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit.

PEMANGKASAN

Cara ini adalah dengan memotong dominasi tunas atas. Pemangkasan dilakukan agar pucuk tanaman tidak dominan. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada daun besar dan tua karena memiliki batang yang lebih keras. Jika daun muda yang dipangkas, akan menimbulkan infeksi. Infeksi juga akan terjadi jika pemangkasan berulang-ulang karena membuat bidang luka kecil. Sebaiknya pemangkasan dilakukan sekali tebas/sekali potong

PENGGANTIAN TANAMAN

Penggantian Tanaman ini dilakukan jika tanaman sudah terlalu besar dan rimbun, serta tidak sesuai lagi dengan media tanamnya.

PERBANYAKAN

Beberapa cara perbanyakan antara lain:

1. Stek, yaitu memotong batang lalu ditumbuhkan, dan akan muncul pucuk baru.
2. Cangkok, proses ini mirip stek, tetapi diakarkan terlebih dahulu. Dilakukan pada tanaman berkambium. Proses pencangkokan jangan dilakukan pada batang yang muda.
3. Benih, berupa biji dari tanaman
4. Okulasi, menempelkan mata tunas dari satu tanaman ke batang tanaman lain

PEMUPUKAN

Pupuk ada yang cepat urai dan lambat urai. Pupuk cepat urai berupa bubuk yang langsung cair ketika dicampur dengan air. Setelah jadi cairan, pupuk bisa disiramkan pada tanaman. penggunaannya seminggu sekali paling tidak. Pupuk lambat Urai berbentuk butiran, pupuk ini cukup diberikan satu kali dalam tiga atau enam bulan sekal, ini lebih mudah dan praktis.

Apabila Anda terlalu sibuk dan tidak sempat merawat taman, segera hubungi PITULAST TAMAN
  • Tips and Trick
  • Alpind Pitulastman